-
kimia
-
Kimia hijau
-
Age 15+
-
level: kelas 10
-
Indonesian
คำแนะนำของผู้เขียน
Sebelumnya telah dijelaskan bahwa kimia hijau merupakan salah satu cabang ilmu kimia yang fokusnya berada pada proses kimia dan desain produk yang mengurangi atau menghilangkan penggunaan bahan berbahaya. Sedangkan pengertian kimia hijau menurut U.S. Environmental Protection Agency (US EPA), didefinisikan sebagai “desain produk dan proses kimia yang mengurangi atau menghilangkan penggunaan dan pembentukan bahan-bahan berbahaya.”Hal tersebut berarti kimia hijau bertujuan untuk menciptakan proses kimia yang lebih ramah lingkungan dan lebih aman bagi kesehatan manusia dengan cara mengurangi atau menghilangkan bahan-bahan beracun dari awal hingga akhir siklus hidup produk. Dengan memahami konsep kimia hijau dan 12 prinsip kimia hijau dalam mendukung pembangunan berkelanjutan (SDGs), kita dapat memahami bahwa proses kimia sebenarnya sangat lekat dengan keseharian bahkan berperan penting dalam menunjang kehidupan kita. Proses pembakaran, penggunaan kemasan plastik dari bahan sintetis, sisa-sisa makanan misalnya merupakan proses kimia yang selalu ada disekitar kita yang memberikan kemudahan bagi manusia, namun sisa pembakaran serta sisa buangan limbah dapat mencemari lingkungan. Dengan demikian masalah yang timbul adalah bagaimana kita dapat mengendalikan proses kimia yang kita butuhkan agar lebih ramah lingkungan sehingga dapat menjamin kelestarian lingkungan. Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan lingkungan, negara-negara di dunia melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencanangkan suatu program pembangunan berkelanjutan hingga tahun 2030 yang bertujuan untuk melestarikan lingkungan termasuk mengendalikan proses kimia agar lebih ramah lingkungan, mulai dari pemilihan bahan baku, reaksi kimia dan meminimalisir limbah yang dihasilkan serta pengolahannya. Proses kimia ramah lingkungan ini disebut dengan kimia hijau.
-
kimia
-
Kimia hijau
-
Age 15+
-
level: kelas 10
-
Indonesian
คำแนะนำของผู้เขียน
Sebelumnya telah dijelaskan bahwa kimia hijau merupakan salah satu cabang ilmu kimia yang fokusnya berada pada proses kimia dan desain produk yang mengurangi atau menghilangkan penggunaan bahan berbahaya. Sedangkan pengertian kimia hijau menurut U.S. Environmental Protection Agency (US EPA), didefinisikan sebagai “desain produk dan proses kimia yang mengurangi atau menghilangkan penggunaan dan pembentukan bahan-bahan berbahaya.”Hal tersebut berarti kimia hijau bertujuan untuk menciptakan proses kimia yang lebih ramah lingkungan dan lebih aman bagi kesehatan manusia dengan cara mengurangi atau menghilangkan bahan-bahan beracun dari awal hingga akhir siklus hidup produk. Dengan memahami konsep kimia hijau dan 12 prinsip kimia hijau dalam mendukung pembangunan berkelanjutan (SDGs), kita dapat memahami bahwa proses kimia sebenarnya sangat lekat dengan keseharian bahkan berperan penting dalam menunjang kehidupan kita. Proses pembakaran, penggunaan kemasan plastik dari bahan sintetis, sisa-sisa makanan misalnya merupakan proses kimia yang selalu ada disekitar kita yang memberikan kemudahan bagi manusia, namun sisa pembakaran serta sisa buangan limbah dapat mencemari lingkungan. Dengan demikian masalah yang timbul adalah bagaimana kita dapat mengendalikan proses kimia yang kita butuhkan agar lebih ramah lingkungan sehingga dapat menjamin kelestarian lingkungan. Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan lingkungan, negara-negara di dunia melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencanangkan suatu program pembangunan berkelanjutan hingga tahun 2030 yang bertujuan untuk melestarikan lingkungan termasuk mengendalikan proses kimia agar lebih ramah lingkungan, mulai dari pemilihan bahan baku, reaksi kimia dan meminimalisir limbah yang dihasilkan serta pengolahannya. Proses kimia ramah lingkungan ini disebut dengan kimia hijau.
อยากได้แบบฝึกหัดฟรีนับพัน (ไม่มีสิ่งรบกวนเลย)?
