Puisi

Play Free Games On RosiMosi

Author's Instructions

Pengertian Puisi

Puisi merupakan suatu teks yang mengungkapkan pikiran atau perasaan dengan mengutamakan keindahan dari kata-kata. Isi puisi mengungkapkan berbagai hal yang ada dalam kepala penulisnya.

Tema-tema puisi yang biasa diekspresikan oleh anak-anak SMP antara lain:

  • Keindahan alam
  • Pengagungan terhadap Sang Pencipta
  • Rasa sayang terhadap orangtua
  • Penghormatan kepada guru
  • Menyayangi teman
  • Kegelisahan terhadap sesuatu
  •  

Selain itu, tentu masih banyak tema lain yang biasa di angkat dalam sebuah puisi.

 

A. Unsur-unsur Puisi 

Dalam puisi, ada beberapa unsur yang terkandung di dalamnya. Unsur adalah hal-hal atau bagian yang membentuk puisi sehingga menjadi sebuah teks yang utuh dan indah. Unsur unsur puisi antara lain:

 

  1. 1. Majas dan Irama

a. Majas

Majas adalah bahasa kias yang digunakan untuk memberikan kesan tertentu dalam puisi bagi orang yang membaca atau menyimaknya.

 

Agar dapat memberikan kesan-kesan, maka diperlukan gaya bahasa atau majas yang memiliki makna-makan berikut ini:

  • Perbandingan
  • Pertentangan
  • Pengulangan
  • Perumpamaan
  •  

Majas ini ada banyak jenisnya. Namun, dari sekian banyak jenis majas, ada beberapa majas yang sering muncul. Antara lain:

 

  • Majas Personifikasi : Yakni majas yang menyerupakan benda mati seolah bisa hidup layaknya manusia. Misalnya dalam kalimat â€˜Hujan turun menyapa bumi’. Dalam kalimat tersebut, hujan yang benda mati seolah-olah bisa hidup seperti manusia dengan melakukan sapaan.
  • Majas Hiperbola: Yakni majas yang memberikan perumpamaan secara berlebih-lebihan sehingga kalimat atau teks cenderung isinya tidak masuk akal. Contohnya kalimat â€˜Ucapanmu berhasil menusuk jantungku‘

 

 

b. Irama

Irama adalah alunan bunyi yang berulang-ulang serta teratur. Keberadaannya memberikan nyawa bagi puisi sehingga lebih hidup dan menancapkan kesan mendalam. 

Contohnya:

 

"Aku terdiam, di sepinya malam, memaknai alam"

 

"Genderang perang, bangkitkan daya juang, menjemput menang"

 

  1. 2. Penggunaan Kata-kata Konotasi
  2. Kata konotasi merupakan kata yang bukan memiliki makna tidak sebenarnya. Lawan dari konotasi adalah denotasi atau kata sebenarnya.

    Untuk memahaminya, coba Kalian cermati kalimat di bawah ini:

  3.  

     

    "Temanku sudah melalui bagian hidup yang pahit"

     

    Pahit secara denotasi, maknanya adalah salah satu jenis rasa dibibir. Namun, dalam kalimat tersebut, pahit maknanya adalah buruk atau tidak mengenakan dalam kehidupan.

 

  1. 3. Kata-kata Berlambang

 

Kata-kata berlambang adalah kata yang menjadi simbol bagi suatu maksud tertentu. Simbol ini bisa berupa gambar, warna, namun bisa juga berupa kata-kata.

Pernahkah kalian melihat warna ‘merah’ di lampu lalu lintas? Merah di sana memiliki makna berhenti. 

Nah, dalam puisi, simbolnya biasanya berupa kata-kata. Misalnya dalam baris berikut ini:

 

"Kau adalah bunga di tengah belukar"

 

 Bunga dalam baris tersebut menjadi lambang bagi keindahan, kecantikan, atau sesuatu yang menarik.

 

  1. 4. Pengimajinasian (Imaji)

Imaji adalah kata atau susunan kata yang terdapat dalam puisi dan bisa memicu munculnya khayalan atau imajinasi. Dengan demikian, orang yang membaca atau menyimaknya bisa seolah-olah merasa, mendengar, meraba, hingga merasakan apa yang sedang digambarkan dalam puisi.