Narrative text
adalah salah satu jenis teks yang menceritakan rangkaian peristiwa dengan sistem kronologis atau saling terhubung. Narrative text umumnya bersifat imajinatif, alias tidak nyata.
Tujuan Narrative Text
Fungsi sosial dari narrative text adalah untuk menghibur audiens atau pembaca.
Ada empat struktur teks naratif (generic structure of narrative text), yaitu:
1. Orientation
Dalam bahasa Indonesia, orientation berarti pengenalan. Jadi, pada paragraf awal narrative text biasanya berisi perkenalan tokoh dan latar yang terlibat dalam isi cerita. Dalam hal ini, latar bisa menjadi tempat kejadian serta waktu cerita.
2. Complication
Bagian ini akan mulai masuk pada paragraf yang menceritakan terkait awal mula masalah suatu peristiwa atau kejadian.
Karena bersifat kronologis, maka masalah yang muncul di awal akan berlanjut menjadi rentetan alur cerita panjang yang mengandung konflik, klimaks, serta anti klimaks. Oh ya, untuk memudahkanmu, begini susunan dalam complication:
- Problem, yaitu paragraf atau kalimat yang mulai menjurus pada masalah dari suatu cerita.
- Conflict, lebih kompleks lagi, setelah ada masalah, maka cerita akan berlanjut pada konflik. Di bagian ini, audiens akan dibuat penasaran dengan apa yang terjadi antara satu tokoh dengan tokoh lainnya.
- Climax, yaitu puncak konflik yang menjadi sorotan utama dalam narrative text.
- Anti-climax, dalam bahasa Indonesia, bagian ini biasa disebut juga sebagai penurunan konflik. Jadi, konflik akan berkurang secara pelan.
- Solution, sesuai dengan namanya yaitu solusi, maka paragraf dalam bagian solution akan menjelaskan tentang penyelesaian dari konflik yang sudah diceritakan sebelumnya.
Dalam hal ini, complication terbagi ke dalam tiga konflik, yaitu:
- Natural conflict, konflik alam atau antar semesta.
- Social conflict, konflik antar tokoh atau pelaku.
- Psychological conflict, konflik pada batin atau diri sendiri.
3. Resolution
Resolution adalah akhir dari cerita atau kesimpulan dari cerita. Paragraf ini bisa menjadi penjelasan lanjutan dari solution.
Dalam bagian ini, penulis juga dapat menggambarkan apakah narrative text yang dibuat akan berakhir dengan sad ending atau happy ending.
4. Re-orientation
Sebetulnya struktur yang satu ini tidak wajib ada di narrative text. Namun, umumnya kalimat dalam paragraf ini akan menceritakan kondisi terakhir sang tokoh dalam cerita, atau bisa juga berisi tentang pelajaran dan pesan moral yang dapat diambil oleh pembaca untuk diimplementasikan dalam kehidupan nyata.