E-LAPD Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kreatif Materi Kesetimbangan

Active — user can report

Instrucciones del autor

PETUNJUK PENGERJAAN

  • Bacalah setiap petunjuk dan informasi pada E-LAPD dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Fenomena Amati yang disajikan dan dihubungkan dengan pengetahuan yang Anda miliki.
  • Lakukan setiap kegiatan secara berurutan sesuai dengan tahapan yang tersedia.
  • Lakukan kegiatan praktikum sesuai prosedur dan memperhatikan keselamatan selama kegiatan berlangsung.
  • Catat hasil pengamatan dan jawablah setiap pertanyaan berdasarkan hasil pengamatan serta pemahaman Anda.
  • Diskusikan hasil kegiatan bersama anggota kelompok dan sampaikan pendapat atau ide yang berbeda.
  • Gunakan kemampuan berpikir kreatif untuk menghasilkan berbagai kemungkinan jawaban, ide, atau solusi.
  • Tuliskan jawaban pada kolom yang telah disediakan dengan jelas dan sesuai hasil pemikiranmu.
  • Kerjakan kegiatan setiap dengan jujur, aktif, dan bertanggung jawab.
  • Setelah seluruh kegiatan selesai, lakukan refleksi dan tuliskan kesimpulan berdasarkan hasil pembelajaran.

Selamat belajar dan bereksplorasi!

Explora las hojas de trabajo

Studi kasus mikrobiologi

Chemistry - Science

Absen Gasal :

Bacalah narasi kasus berikut ini :

Masalah: PT Segar Nusantara memproduksi minuman jus buah dalam botol. Produk diproses dengan pemanasan sebelum dikemas dan kemudian disimpan pada suhu ruang. Dalam beberapa hari terakhir, konsumen menemukan sejumlah botol menggembung sebelum tanggal kedaluwarsa. Ketika botol dibuka, terdengar suara gas keluar dan tercium aroma asam atau seperti hasil fermentasi.

Tim QC melakukan penelusuran terhadap proses produksi. Diketahui bahwa pada minggu terakhir terjadi peningkatan jumlah produksi sehingga waktu pembersihan peralatan menjadi lebih singkat. Beberapa botol juga ditemukan memiliki tutup yang tidak terpasang dengan sempurna. Operator melaporkan bahwa suhu proses pemanasan sempat turun beberapa kali, tetapi proses tetap dilanjutkan.

Pemeriksaan bahan baku menunjukkan bahwa buah yang digunakan berasal dari pemasok yang berbeda dibandingkan biasanya. Sementara itu, termometer pada salah satu tangki pemanasan belum dikalibrasi kembali sesuai jadwal. Area pengisian produk juga berada dekat dengan pintu keluar-masuk bahan dan pekerja sehingga sering terjadi lalu lintas orang.

Sebagai calon analis laboratorium QC, analisislah kasus tersebut menggunakan Fishbone Diagram (Diagram Ishikawa) untuk menemukan kemungkinan akar penyebab terjadinya kerusakan mikrobiologis pada minuman jus.

 

Absen Genap:

Bacalah narasi kasus berikut ini:

Masalah: Sebuah depot air minum isi ulang mengalami penurunan jumlah pelanggan setelah beberapa konsumen mengeluhkan air memiliki rasa dan bau yang berbeda. Beberapa pelanggan juga melaporkan mengalami gangguan pencernaan setelah mengonsumsi air tersebut. Secara visual, air masih tampak jernih dan tidak menunjukkan perubahan warna.

Hasil penelusuran awal menunjukkan bahwa sumber air baku masih sama seperti sebelumnya. Namun, filter dan membran pada sistem pengolahan sudah digunakan cukup lama dan jadwal penggantiannya mulai terlambat. Pemilik depot juga mengakui bahwa pencucian wadah penampungan terkadang dilakukan tidak sesuai jadwal karena keterbatasan tenaga kerja.

Pada area pengisian, beberapa galon yang akan digunakan pelanggan diletakkan terbuka cukup lama. Petugas pengisian tidak selalu menggunakan sarung tangan dan terkadang menyentuh bagian dalam tutup galon. Pemeriksaan kualitas air juga hanya dilakukan secara berkala dan tidak selalu mencakup pemeriksaan mikrobiologi.

Sebagai calon analis laboratorium QC, analisislah kasus tersebut menggunakan Fishbone Diagram (Diagram Ishikawa) untuk menemukan kemungkinan akar penyebab terjadinya kontaminasi mikrobiologis pada air minum.